cpanel

Tips

Cara menggunakan Shout it!
Pada kolom kanan ada Shout it! Disitu kalian bisa memberikan ucapan / komentar/ salam / SHOUT buat teman yang lain. Cara menggunakannya, kalian musti register dulu. Sesaat setelah register, kalian akan menerima email konfirmasi untuk mengecek apakah benar email kalian. Setelah di setujui (approval) maka keanggotan kalian akan aktif. Silakan login memakai username dan password dan langsung SHOUT IT !! Surprised
 
» Home arrow Renungan Romo arrow KASIH , PELAYANAN & KEPEMIMPINAN
Monday, 06 February 2012
KASIH , PELAYANAN & KEPEMIMPINAN PDF Print E-mail
Written by fransiscus agung marsono at Sunday, 08 February 2009 (1121 hits)

Kasih dan  pelayanan :Berlakulah sebagai abdi Allah (1 Petr 2:13-17)

 Image

Oleh: Rm. Hubert Hady Setiawan, Pr

Setiap orang dipanggil Tuhan dengan kasih Tuhan. Hal ini kita  alami melalui  kelahiran kita yang unik. Kita lahir melalui orangtua tertentu, waktu tertentu, tempat tertentu dan tanggal tertentu. Semua merupakan rencana Tuhan yang indah. Keindahan ini merupakan modal utama untuk menghirup kehidupan dan mengisinya dengan segala daya yang kita miliki. Hidup adalah anugerah dan perjuangan. Maka sepantasnya kita mengucap syukur kepada Tuhan atas kasih setiaNya. Pemazmur telah mengungkapkan kasih setia Tuhan melalui mazmur :”Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau. Ia membimbing aku ke air yang tenang. Ia menyegarkan jiwaku dst. (Mazmur 23). Betapa Tuhan selalu membimbing, memberikan kesempatan dan memberikan kehidupan kepada setiap orang dengan kasih-Nya yang kekal.

 

Setiap orang dipanggil Tuhan dengan kasih Tuhan. Hal ini kita  alami melalui  kelahiran kita yang unik. Kita lahir melalui orangtua tertentu, waktu tertentu, tempat tertentu dan tanggal tertentu. Semua merupakan rencana Tuhan yang indah. Keindahan ini merupakan modal utama untuk menghirup kehidupan dan mengisinya dengan segala daya yang kita miliki. Hidup adalah anugerah dan perjuangan. Maka sepantasnya kita mengucap syukur kepada Tuhan atas kasih setiaNya. Pemazmur telah mengungkapkan kasih setia Tuhan melalui mazmur :”Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau. Ia membimbing aku ke air yang tenang. Ia menyegarkan jiwaku dst. (Mazmur 23). Betapa Tuhan selalu membimbing, memberikan kesempatan dan memberikan kehidupan kepada setiap orang dengan kasih-Nya yang kekal.

Kita dituntun dan dibimbingnya melalui orangtua dengan cara yang amat khas:’kasih ayah-ibu sepanjang jalan kasih anak sepanjang galah’, demikian pepatah yang ingin mengungkapkan betapa orangtua yang menjadi saluran berkat Tuhan melaksanakan tugas mulianya dengan sepenuh hati sepanjang hidup mereka. Maka tidak henti-hentinya orangtua menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada setiap anaknya. Apa yang orangtua tanamkan akan kita bawa sebagai bekal kehidupan.Nilai nilai yang kita ikuti dan pelajari menjadikan kita tumbuh dewasa dan tahu memilih mana yang baik, mana yang buruk. Inilah hadiah kehidupan yang orangtua berikan kepada kita. Maka sepantasnyalah kita bersyukur atas hadiah terindah dari Tuhan yakni orangtua yang baik; yang rela berkurban, yang mau menuntun dan memberi pelita kehidupan sehingga pada waktunya kita belajar tentang arti hidup dan menjalankannya dengan kebijaksanaan.Kasih Tuhan terungkap dalam relasi vertikal maupun horisontal yang membentuk tanda Salib, tanda kemenangan kita.   

Setiap orang  berharga dimata Tuhan. Karenanya Tuhan selalu mempersiapkan kita menjadi pemimpin paling kurang untuk diri kita sendiri. Sebagai makhluk sosial maka sosialitas kepemimpinan itu tumbuh dan berkembang tahap demi tahap. Melalui talenta yang Tuhan berikan setiap orang belajar untuk menjadi pemimpin.  Hal ini dapat kita lihat dari kepemimpinan Yesus. Dalam Peristiwa Kanak-kanak Yesus kita melihat bagaimana Yesus tumbuh dan berkembang di Nazaret dalam Keluarga Kudus. Bertahun-tahun lamanya Yesus memeprsiapkan diri untuk perutusan-Nya di desa Nazareth yang jauh dari keramaian dunia. Ia menyerap semua segi kenyataan yang melingkupi bangsa-Nya: bangsa Galilea. Ia salah satu dari mereka.Ia merasakan sendiri apa yang mereka takuti dan apa yang mereka harapkan. Yesus jug amenemukan dalam diri-Nya sesuatu yang berbeda. Ia menemukan bahwa Allah, Bapa-Nya menarik-Nya ke arah tertentu untuk mewartakan Kerajaan Allah. Ia mulai melihat segala sesuatu sebagaimana Bapa melhiatnya. Ia mlai memahami janji-janji zaman dahulu yang telah diberikan Bapa kepada bangsa-Nya. Ia merasakan suatu kekuatan baru bangkit dalam  diri-Nya, suatu visi tentang apa yang akan terjadi yang dapat menjungkirbalika seluruh dunia. Dan tibalah saatnya Ia tahu bahwa Ia sendiri dipilih menjadi perantara Bapa untuk berbicara dan bertindak. Pengukuhan-Nya tampak dalam  peristiwa permandian-Nya dimana Tuhan berkata:”Inilah Anakku yang Kukasihi, Aku berkenan kepada-Nya (Lk 3:22b)”. Sejak saat itu  Yesus tumbuh menjadi seorang pemimpin kharismatis. Ia mewartakan pertobatan dan Kerajaan Allah. Ia berkarya dan berdoa bagi semua orang. Semua orang kagum kepada-Nya karena apa yang dibuatnya merupakan hal yang luar biasa. Orang buta dapat melihat, orang lumpuh dapat berjalan, orang bedosa melakukan pertobatan; orang sakit batin disembuhkanNya. Ia melahirkan kebebasan dan menghadirkan kedamaian. Dalam doa dan karyaNya Yesus mempersiapkan kader kepemimpinan kepada para Rasul. Para Rasul direkrutNya: diundangNya untuk ebrgabung denganNya; didampingi dengan kasih, dipersiapkan mental dan rohani mereka; mereka mengikuti pelatihan; mengadakan sharing; belajar ebrbagi dan ebrkurban; belajar taat dan bersahaja; melaksanakan kebijakan-kebijakan awal dalam persaudaraan. Persiapan kader ni bertujuan untuk melestarikan apa yang diwartakanNya yaitu Kerajaan Allah. Maka sepeninggal Yesus spara Rasul ini menjadi pemimpin rohani yang handal yang hanya terikat kepada kasih Kristus melalui pelayanan hidup tanpa pamrih. Pokoknya semua hal yang dilakukan, yang dipikirkan hanya untuk dan dalam Yesus sebagai Allah Tritunggal.        

            Melalui kepemimpinan yang menekankan pelayanan ini maka Gereja tumbuh dan berkembang pesat.Karena melalui Yesus semua perbaikan hidup rohani dan mentalitas diperbaharui selalu.  Landasan kasih Yesus membuat suatu wawasan baru dalam hidup manusia yang didera oleh kesombongan, dosa, iri hati dan dengki. Karena kenyataan keberdosaan manusia tidak saja merusak relasi dengan Allah, tetapi juga merusak kenyataan terdalam diri manusia, yang tercipta menurut gambar dan rupa Allah. Namun, realitas keberdosaan manusia tidaklah menghapus kenyataan hakikat diri manusia sebagai cita Allah, sebab jati diri tersebut tertanam sebagai realitas penciptaan yang khas dan tak terpisahkan dari diri manusia sebagai ciptaan. Dosa memang sebuah hutang, karena kasih Allah yang trcurah kepada manusia tidak dibalas manusia dengan kasih, melainkan dengan pengkhianatan dan penolakan. Realitas berhutang ini tidak bisa ditebus oleh manusia, karena dirinya tidak memiliki daya untuk keluar dari belenggu jeratan hutang dosa. Hanya Tuhan yang mampu melepaskan manusia dari jerat dosa dan penghapusan hutang terjadi karena kasih Tuhan yang tercurah dalam diri Kristus.  Melalui landasan kasih Yesus mengajarkan dan menyadarkan semua pihak bagaimana manusia dapat melahirkan damai sejahtera dengan saling mengampuni, memaafkan, belajar mengerti apa yang harus dilakukan dengan bebas. Kebebasanadalah wujud serta tanda kemandirian pribadi sebagai subyek yang bertindak. Jalan pertobatan bukanlah jalan manusia, melainkan jalan Allah, jalan kemurahan hati-Nya yang terwujud dalam diri Kristus. Maka di dalam dan bersama Kristus kita diolah dalam proses pertobatan dan perbaikan jatuh-bangun.  Semua proses ini merupakan suatu proses penjadian diri kita yang Tuhan kasihi, kita dipimpin untuk selalu mengikuti Yesus.

          Maka seorang pemimpin adalah seorang motivator, innovator, pengayom, pendamping dan pemberi semangat pada kelompok sehingga situasi kelompok diciptakan sedemikian adil dan bijaksana. Semua anggota kelompok berharap agar hak-haknya dapat terjamin dengan baik sehingga kewajibannya pun dapat dilaksanakan dengan baik. Yesus mengajarkan kepada para murid agar melaksanakan kasih dalam kepemimpinan. Maka Yesus berkata:”Barangsiapa ingin menjadi yang terbesar, hendaklah ia menjadi pelayan”Dalam Kitab Putera Sirakh (10:1-8) dikatakan:”Seorang penguasa yang bijaksana menjamin ketertiban dalam masyarakat, dan raja yang budiman memerintah dengan aman sentosa. Maka penguasa jangan membenci sesama, apa pun kesalahannya; dan dalam tindakan-tindakan jangan terpengaruh oleh nafsu kuasa”.

Kepemimpinan diawali dengan diri sendiri yang tahu menata nilai kebijaksanaan sebagai modal awal untuk beramal. Karena itu panggilan kepemimpinan setiap orang berbeda. Kepemimpinan politik dan kepemimpinan rohani ada persamaan dan perbedaan. Persamaannya adalah bahwa setiap pemimpin politik maupun rohani harus mempunyai visi dan misi serta strategi yang akan mewarnai hidup mereka. Namun ada perbedaan diantara keduanya. Pemimpin politik selalu mengkampanyekan rencana rencananya melalui corong media, memaparkan apa yang akan dibuat dengan janji janji. Janji janji dibuat semenarik mungkin untuk menarik para pendengarnya yang akan melaksanakan pemilihan atas dirinya. Dengan memaparkan diri dan sesering mungkin tampil sehingga ia dikenal orang dan orang dapat memilihnya Ia menjadi orang yang populer.

Seorang pemimpin rohani bertugas mengolah hidup rohani baik bagi dirinya sendiri maupun umatnya agar semakin mengenal kehendak Allah. Cara memperkenalkan ajaran melalui mimbar, namun yang paling utama melalui keteladanannya.  Ia harus bijaksana dalam melahirkan  keseimbangan antara kata dan doanya; harus hidup bersahaja; nrimo, kuat dalam hidup doa; dan tahan dalam penderitaan.

Barack Obama tahun 2007 bukanlah sosok yang dikenal dunia. Namun dengan motto: Change I believe in memampukan dirinya menjadi orang nomor satu di Amerika Serikat dan memimpin negara yang selam 43 kali presidennya semua berkulit putih. Ia menjadi presiden kulit berwarna yang pertama. Dan kiprahnya mengagumkan. Selama masa kampanye ia mengungkapkan program-programnya sehingga publik memilih dirinya menjadi presiden. Sementara pemimpin rohani tidak berkampanye dari satu tempat ke tempat lain melalinkan melaksanakan pendampingan rohani. Maka yang tereutama adalah lahirnya keseimbangan antara kata, doa dan karyanya. Ketergantungan kepada Tuhan amat sentral karena ia adalah wakil Tuhan. Kesehariannya tidak lain dari membuka Kitab Suci, semakin atang dalam berpikir positif dan semakin melepas dirinya dari cengkeraman duniawi.

          Dalam sejarah keselamatan Israel, Saul adalah raja pertama Israel yang dipilih dari kalangan rakyat untuk memimpin umat Israel dengan kriteria ia beriman teguh kepada Allah, ia diutus menjadi pemimpin Israel karena Tuhan memilihnya. Namun manakala ia luntur dalam pengabdiannya, ia diganti oleh Daud. “Lalu Samuel berkata kepada Isai:”Inikah anakmu semuanya? Jawabnya:”Masih tinggal yang bungsu tetapi sedang menggembalakan kambing domba”. Kata Samuel kepada Isai:”Suruhlah memanggil dia sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang kemari.Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia merah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu Tuhan berfirman:”Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia. Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh Tuhan atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama” (1 Sam 16:11-12).

Demikian pula kepemimpinan dalam gereja terjadi karena kehendak Allah. Allah yang mengundang setiap pribadi dan seseorang dengan bebas menjawab ya atau tidak. Bila ya maka selalu ada konsekwensinya yaitu harus taat karena segala apa yang terjadi dalam diri seseorang yang dipanggil merupakan utusan Tuhan. Sebagai utusan Tuhan maka yang menjadi sumber kegiatan utama adalah kehendak Tuhan yang selalu harus diperbaharui dan dipelajari. Apa yang dilakukan ats kehendak Tuhan tentu merupakan proses kasih dan kesetiaan. Sekali Tuhan memilih, Ia tetap memperhitungkan apa yang telah menjadi pilihannya walaupun kadang orang yang dipilih Tuhan membangkang atau khilaf. Hanya melalui pertobatan dan pembaharuan yang terus menerus setiap orang yang dipanggil dan dipilih Tuhan dapat melestarikan berkat yang Tuhan berikan antara lain:

1.      Sadar bahwa Allah yang memilih dan menunjuk seseorang untuk menjadi alat-Nya;

2.      Allah menunggu jawaban dan konsekwensi jawaban atas panggilan yang diuraikan dalam rasa tanggung jawab atas tugas ydan ebrkat yang Tuhan berikan kepadanya;

3.      Rasa tanggung jawab itu akan terungkap dalam pertumbuhan kepribadian yang semakin matang; hidup doa yang memperkuat panggilan

4.      Dalam karyanya ia mempunya visi, misi dan strategi untuk kemuliaan Tuhan.

5.      Dalam panggilan yang penuh berkat terdapat suka duka yang mendera namun ia selalu mempunyai harapan; sehingga jawaban akan tantangan yang mendewasakan ini melahirkan kegembiraan yang terpancara dalam hdiupnya.

6.      Semua orang yang hidup di sekitarnya merasakan buah-buah roh dalam bentuk kesejukan hati; membawa damai sejahtera; memuat pengertian serta melahirkan koreksi dalam kasih sehingga memotivasi orang lain untuk lebih mencitai Tuhan dan sesama. Kehadirannya menjadi berkat bagi orang lain.

 

DOA

Tuhan kami bersyukur kepada-Mu

Karena dalam setiap waktu dan kesempatan

Engkau memilih seorang pemimpin bagi kami.

Kami mohon semoga Roh Kudus-Mu

Menerangi para pemimpin kami

Agar mereka secara bijakana melayani kami semua

Tanpa pandang bulu melalui kebersahajaan dan kesederhanaan

Sehingga kami boleh dilayani dengan penuh sukacita.

Semoga kami boleh berharap agar kami mendapatkan kesejukan, damai sejahtera dan kasih

Melalui pelayanan pemimpin kami.

Kami mohon juga agar para pemimpin kami diberi kesehatan prima

Sehingga mereka dapat melayani dengan segala eksungguhn hati.

Berkatilah selalu apa yang menjadi visi dan misi serta strategi

Yang membantu kami melaksanakan dan mewartakan KerajaanAllah.

Demi Kristus Putera-Mu kini dan sepanjang masa.

Amin




Be first to comment this article
RSS comments

Only registered users can write comments.
Please login or register.

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.3

Last Updated ( Monday, 02 March 2009 )
 
< Prev   Next >