cpanel

Tips

Tips Mencari Artikel
Untuk memudahkan mencari artikel, anda tinggal klik pada Search lalu masukkan kata apa yang dicari. Contoh kata "WFX 47" maka semua artikel di WFX edisi 47 akan muncul. Atau contoh lain kata "Doa" maka semua isi yang ada kaitannya dengan Doa akan muncul. Selamat mencoba
 
» Home arrow Seputar Stasi arrow PILIH SATU AYAT
Saturday, 31 July 2010
PILIH SATU AYAT PDF Print E-mail
Written by NITA WFX 47 at Wednesday, 01 November 2006 (1783 hits)
 PILIH SATU AYAT YANG PALING BERKESAN, DAN RESAPKANLAH  DALAM HATI…
(talk show Kitab Suci Romo Dr. H. Pidyarto, O’Carm)


    “Pilih satu ayat yang paling berkesan, dan resapkanlah dalam hati”. Itu tips mendasar membaca Kitab Suci yang diberikan oleh Romo Pid (panggilan akrab Romo Dr. H. Pidyarto, O’Carm), pada awal talk show yang berlangsung Jum’at, 22 September 2006 lalu di gereja Stasi MBSB – Nusa Dua. 

    Ketika kita membaca suatu bacaan dari Kitab Suci, bacalah bacaan tersebut tanpa harus berpikir terlalu banyak. Kemudian cobalah untuk menemukan satu atau dua ayat yang membuat kita terkesan. Ulang-ulang dan resapilah ayat tersebut di dalam hati. Maka kita akan mendapatkan sesuatu dari bacaan Kitab Suci yang kita baca saat itu. Tentunya dengan tafsiran-tafsiran yang telah ditetapkan oleh gereja Katolik yaa...

    Talk Show Kitab Suci yang digawangi oleh seksi Kerasulan Kitab Suci Dewan Pastoral Stasi MBSB dan dibantu oleh dewan inti dan beberapa seksi lainnya (PSE, Komsos & Kerasulan Awam) ini, memilih tema “Makna Kitab Suci Bagi Hidupku”. Hal ini tentunya searah dengan bulan September yang telah ditetapkan sebagai bulan Kitab Suci, dengan pendalaman Kitab Suci yang disarankan untuk dilaksanakan pada setiap KBG.
    Cukup banyak yang hadir pada talk show tersebut. Baik umat dari Stasi MBSB sendiri maupun umat dari luar Stasi. Kursi di dalam gereja hampir terisi penuh. Ini suatu peningkatan yang cukup berarti dari beberapa talk show yang diadakan sebelumnya di Stasi MBSB. Beberapa Romo dan satu Suster tamu juga ikut hadir dalam talk show tersebut. Diantaranya: Romo Thomas Almasan, Pr (yang menggantikan Romo Venus dalam pelayanan misa selama beberapa minggu ini); Romo Lucius Nyoman Purnawan, Pr (mantan Romo Stasi MBSB); Romo B. Deny Mary, Pr; Romo Agustinus Manfred Habur, Pr dan Suster Miriam Gallego, MFJ (keduanya adalah tamu di Stasi MBSB). Sayang sekali... Romo Stasi tercinta, Romo Venus tidak dapat hadir karena masih dalam perjalanan cuti panjangnya. Padahal Romo Venus juga ikut mempersiapkan talk show tersebut baik saat masih belum berangkat cuti dan pada saat perjalanan cuti.
    Pertanyaan yang dilontarkan umat pun juga cukup menggelitik. Dari mulai presentase perbandingan yang hadir dalam doa rosario dan pendalaman Kitab Suci; kesucian altar; hingga ketika Samuel mancincang Agag  di hadapan Tuhan di Gilgal (I Samuel 15:33), mengapa tetap harus dijawab dengan “syukur kepada Allah”? Yang terakhir ini sebuah pertanyaan titipan yang cukup membingungkan tapi rasanya cukup sederhana untuk dijawab. Tapi tolong yaa itu dua mantan seminaris, oom Sonny dan oom Jeffey... cukup bikin suasana tambah jadi hangat seperti kopi panas yang baru diseduh deh... Hahahaha...
    Walaupun waktu yang tersedia terasa kurang memuaskan, tapi sudah cukuplah malam itu Romo Pid memberikan banyak ilmu kepada kita semua. Dengan kata-kata yang cukup sederhana dan sangat mudah dimengerti rasanya Romo Pid telah cukup memuaskan kita semua. Kalau yang belum puas, dapat mengikuti talk show berikutnya di gereja Katedral – Renon (Sabtu, 23 September 2006) dan di gereja Paroki St. Petrus – Monang Maning (Minggu, 24 September 2006). Kalau belum puas juga, silahkan menunggu kedatangan kembali Romo Pid ke Bali pada tahun depan... ini pesan sponsor dari mbak Kustati lho... Lalu sejak awal hingga pertengahan talk show, ke mana yaa si “dokumentasi”? Kok mendadak hilang seperti ditelan bumi, padahal tidak biasanya si “dokumentasi” ini menghilang? Padahal si “dokumentasi” ini tadi sudah datang agak telat dan tergopoh-gopoh di awal talk show menyerahkan flashdisk berisi slide bahan talk show yang telah menjadi tugasnya untuk dikerjakan.
    Sesuai acara talk show, panitia dan para Romo yang hadir berfoto  bersama bersama Romo Pid. Kapan lagi bisa foto bareng Romo Pid nih??? Dan tengah malam itu diakhiri crew WFX dengan mendapatkan kesempatan mewawancarai secara khusus Romo Pid sembari makan tengah malam dengan “beberapa teman” dan perjalanan pulang Romo Pid menuju tempat menginapnya. Simak yaa wawancara yang penuh dengan gurauan itu bersama Romo yang ternyata sangat sederhana dalam pembawaan kesehariannya ini...
(nita siregar)




Be first to comment this article
RSS comments

Only registered users can write comments.
Please login or register.

Powered by AkoComment Tweaked Special Edition v.1.4.3

Last Updated ( Wednesday, 01 November 2006 )